Ketahuilah wahai Saudaraku, bahwa di dunia ini ada 2 hal yang saling bertentangan dalam segala keadaan.Yakni halal dan haram.Sesuatu yang halal itu Selalu mengandung tercela atau buruk.Oleh sebab itulah maka segala yang haram itu dilarang dan segala yang halal itu dianjurkan .Allah menginginkan agar hambanya berhati-hati dalam masalah yang dimakan agar memilih yang halal, baru kemudian menunaikan amal yang sholeh.Artinya memakan sesuatu yang halal terlebih dahulu sebelum menunaikan aml sholeh.Memakan harta atau barang milik orang lain secara tidak benar,maka hal itu hukumnya haram.Inilah yang dilarang oleh Allah.Oleh sebab itu Allah telah menggariskan melalui firmannya maupun melalui ajaran Rosulullah tentang bagaimana mencari nafkah dan memperoleh rizki dengancara yang halal.Termasuk pula memakaqn harta anak yatim,ini jelas di haramkan.Balasan orang yang memakan harta anak yatim secara dholim sewenang-wenang, ialah kelak di akherot ia akan menelan api sampai perutnya penuh.Allah berfirman dalam surat An-Nisa’ ayat10 yang artinya sebagai berikut:Sesungguhnya orang-orang yang menyantap harta anak yatim dengan cara yang dholim, maka mereka secara tidak langsung menelan api neraka sampai penuh perutnya dan mereka akan masuk ke dalam api neraka yang berkobar-kobar nyalanya.dari ibnu masud bahwa rosulullohi bersabda yang artinya sebagai berikut : mencari atau menuntut yang halal itu adalah wajib bagi setiap oran muslim. dari riwayat lain diterangkan bahwa rosululloh bersabda yang artinya sebagai berikut: barang siapa yang berusaha untuk keluarganya dari barang halal nya maka ia laksana orang berjuang dijalan alloh . danbarang siapa menuntut dunia atas barang halal dalam penjagaan maka ia berrada didalam derajat orang mati sahid.
Ketahuilah bahwa dalam mengamalkan ibadah ituterdapat sepuluh bagian . sembilan bagian dari ibadah itu adalah mencari barang barang yang halal ,oleh karena itu kita harus mengetahui darimana asal barang yang kita dapatkan dan berusaha mencari rizjki yang halal merupakan salah satu bagian dari ibadah seperti firman alloh dalam surat attaubah ayat 109 yang artinya sebagai berikut :maka manakah yang lebih baik ,orang orang yang mendirikan masjidnya diatas dasar taqwa kepada allohdan keridoanya ,ataukah orang yang mendirikan bangunanya ditepi jurang runtuh lalu bangunanya itu jatuh bersama sama dalam neraka.rosululloh saw bersabda yang artinya sebagai berikut : barang siapa mencari harta dari sesuatu yang haram ,jika ia menyedahkan maka sedekah nyaitu tidak dterima jika ia meninggalkan dibelakangya maka harta itu menambahkanya keneraka